Respons Calvert-Lewin Terkait Kartu Merah Lisandro Martinez: “Saya Bukan Pembuat Aturan”
Penyerang Leeds United, Dominic Calvert-Lewin, memberikan klarifikasi terkait insiden kontroversial yang melibatkan dirinya dengan bek Manchester United, Lisandro Martinez. Insiden yang terjadi dalam laga pekan ke-32 Liga Inggris tersebut berujung pada pengusiran Martinez dari lapangan dan memicu perdebatan luas di kalangan penggemar sepak bola.
Leeds United secara mengejutkan berhasil mengamankan kemenangan 2-1 di Old Trafford pada Selasa, 14 April 2026. Dua gol kemenangan tim tamu diborong oleh Noah Okafor di babak pertama, yang membuat skuad asuhan Michael Carrick berada dalam tekanan besar sejak awal pertandingan.
BACA JUGA : Tips Memahami Mekanisme Angka dan Probabilitas di Situs Togel389
Kronologi Insiden “Jambakan” di Menit ke-56
Bencana bagi Manchester United memuncak pada menit ke-56 saat mereka berupaya mengejar ketertinggalan dua gol. Dalam sebuah duel fisik, Lisandro Martinez terlihat melakukan kontak dengan rambut Calvert-Lewin. Setelah melalui peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit Paul Tierney memutuskan bahwa tindakan Martinez merupakan pelanggaran serius (violent conduct) dan langsung memberikan kartu merah.
Keputusan tersebut menjadi bahan pembicaraan karena intensitas tarikan rambut tersebut dianggap oleh sebagian pihak terlalu minimal untuk memicu pengusiran langsung. Namun, wasit berpegang pada regulasi yang melarang keras kontak fisik terhadap area kepala atau rambut lawan secara sengaja.
Pernyataan Dominic Calvert-Lewin
Berbicara kepada Sky Sports usai pertandingan, Calvert-Lewin menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki peran dalam menentukan hukuman tersebut. Ia memposisikan diri sebagai pemain yang hanya melaporkan kejadian fisik yang ia rasakan di lapangan.
“Entahlah, bukan saya yang membuat aturan. Saya merasa rambut saya ditarik, saya melaporkannya kepada wasit, dan dialah yang mengambil keputusan akhir. Sial bagi dia (Martinez), terlepas dari apakah ia sengaja melakukannya atau tidak. Saya pribadi tidak menaruh dendam atas kejadian tersebut,” ujar Calvert-Lewin.
Pernyataan ini seolah ingin meredam tensi antara kedua kubu, mengingat Martinez merupakan salah satu pilar pertahanan krusial bagi Manchester United yang kini harus absen dalam beberapa laga mendatang akibat sanksi.
Dampak Bagi Manchester United dan Tren Negatif
Kalah jumlah pemain membuat upaya comeback Manchester United menjadi sangat berat. Meski Casemiro berhasil mencetak gol balasan di sisa waktu pertandingan, skor 2-1 untuk keunggulan Leeds United tetap bertahan hingga peluit panjang.
Kekalahan ini mempertegas tren negatif yang tengah menghantui Setan Merah:
- Kegagalan Meraih Poin: Manchester United kini gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan beruntun.
- Performa yang Melambat: Sebelum jeda internasional bulan Maret, mereka juga sempat ditahan imbang 2-2 oleh Brentford.
- Kehilangan Pilar Pertahanan: Dengan absennya Lisandro Martinez akibat kartu merah, lini belakang United diprediksi akan mengalami krisis saat menghadapi jadwal padat di pengujung musim.
Sebaliknya bagi Leeds United, kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat berharga dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi dan membuktikan bahwa strategi taktis mereka mampu meredam dominasi tim besar di kandang lawan.