Isu Giovanni van Bronckhorst Latih Timnas Indonesia: Pelatih PSIM Ragu Liverpool Akan Melepasnya

Isu Giovanni van Bronckhorst Latih Timnas Indonesia: Pelatih PSIM Ragu Liverpool Akan Melepasnya

Categories :

Jakarta – Spekulasi mengenai calon pelatih Timnas Indonesia yang baru terus memanas di ruang publik, dengan nama besar Giovanni van Bronckhorst muncul sebagai salah satu kandidat yang banyak dibicarakan. Menanggapi isu tersebut, Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memberikan pandangannya, menyatakan keraguan realistis terhadap kemungkinan kompatriotnya tersebut benar-benar melatih Garuda.

Jean-Paul van Gastel—yang memiliki sejarah kerja sama panjang dengan Van Bronckhorst di Belanda—menyebut bahwa ramainya perbincangan ini kemungkinan besar hanyalah bagian dari deretan rumor yang terus bermunculan di media sosial Indonesia setelah berakhirnya kontrak Patrick Kluivert.

“Tetapi kalau mengikuti media sosial di Indonesia, ada banyak rumor dan banyak nama yang disebut, jadi saya tidak tahu apakah itu benar,” ujar Van Gastel dalam konferensi pers menjelang duel Persija vs PSIM di pekan ke-14 Super League 2025-2026, Kamis (27/11/2025).

Meski demikian, ia tak menampik bahwa nama Van Bronckhorst memang diunggulkan. “Saya membaca unggahan di media sosial bahwa dia memang masuk nominasi dan menjadi salah satu kandidat,” lanjutnya.

Realitas: Keraguan Dilepas oleh Liverpool

Meskipun namanya dianggap cocok dan latar belakangnya mendukung, Van Gastel tidak sepenuhnya yakin peluang Van Bronckhorst melatih Timnas Indonesia adalah hal yang realistis saat ini.

Keraguan terbesar terletak pada posisi Van Bronckhorst saat ini. Ia menjabat sebagai asisten pelatih Arne Slot di Liverpool, sebuah peran yang sangat penting di salah satu klub raksasa Premier League.

“Saat ini dia bekerja di Liverpool, jadi saya tidak tahu apakah masuk akal jika mereka melepasnya,” ucap pelatih berusia 53 tahun itu, mengacu pada ikatan profesional Van Bronckhorst dengan klub Inggris tersebut.

Latar Belakang Keturunan dan Rekam Jejak

Terlepas dari keraguan logistik, Van Gastel mengakui bahwa secara skill dan latar belakang pribadi, Van Bronckhorst adalah sosok yang ideal untuk memimpin skuad Merah Putih.

Nama Giovanni van Bronckhorst mulai santer dibicarakan tak hanya karena rekam jejak kepelatihannya di level klub Eropa, tetapi juga karena latar belakang keturunan Maluku yang dimilikinya. Banyak pihak menilai latar belakang tersebut akan memudahkannya dalam menjalin ikatan emosional dan komunikasi dengan pemain lokal.

“Mempertimbangkan latar belakang dia dari Maluku, saya yakin dia bisa melakukannya,” kata Van Gastel.

Sebagai catatan, Van Gastel dan Van Bronckhorst sendiri memiliki ikatan kepelatihan yang kuat. Keduanya pernah bahu-membahu membangun pondasi tim di Feyenoord, menjalani total 43 pertandingan bersama dalam kapasitas yang berbeda.