Momentum Kebangkitan: Juventus Jaga Optimisme Tembus Empat Besar Serie A
TURIN — Kemenangan telak 4-0 atas Pisa pada pekan ke-28 Serie A menjadi titik balik krusial bagi Juventus. Hasil positif di Allianz Stadium pada Minggu (8/3/2026) dini hari WIB tersebut tidak hanya memutus tren negatif klub, tetapi juga menghidupkan kembali harapan untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan melalui posisi empat besar klasemen.
BACA JUGA :Jurrien Timber: Definisi Bek Modern dengan Naluri Menyerang Tajam di Skuad Arsenal
Mengakhiri Periode Paceklik Kemenangan
Keberhasilan menyarangkan empat gol melalui Andrea Cambiaso, Khephren Thuram, Kenan Yildiz, dan Jeremie Boga merupakan kemenangan perdana Bianconeri di liga domestik sejak awal Februari lalu. Sebelumnya, Juventus sempat terjebak dalam periode sulit dengan catatan dua hasil imbang dan dua kekalahan beruntun di Serie A.
Periode negatif tersebut diperparah dengan kegagalan tim di kompetisi lain, setelah mereka tersingkir dari ajang Coppa Italia dan Liga Champions. Oleh karena itu, raihan tiga poin dari laga kontra Pisa dinilai sangat vital untuk memulihkan mentalitas bertanding anak asuh Luciano Spalletti menjelang sepuluh laga sisa musim ini.
Peta Persaingan Zona Eropa yang Ketat
Tambahan tiga poin ini menempatkan Juventus di urutan keenam klasemen sementara dengan koleksi 50 poin. Meskipun peluang meraih Scudetto dinilai sudah tertutup secara realistis, persaingan untuk memperebutkan posisi empat besar masih sangat terbuka lebar:
- Posisi Klasemen: Juventus (50 poin) kini hanya terpaut satu angka dari Como (peringkat empat) dan AS Roma (peringkat lima).
- Ancaman Pesaing: AS Roma masih memiliki keunggulan satu tabungan pertandingan yang bisa memperlebar jarak. Sementara itu, Juventus harus tetap waspada terhadap Atalanta di urutan ketujuh yang membayangi dengan selisih empat poin.
Keyakinan Internal Skuad
Para pemain pilar Juventus menyuarakan keyakinan mereka terhadap arah baru tim. Kenan Yildiz menyatakan bahwa performa tim sebenarnya sudah menunjukkan grafik yang baik secara teknis, namun baru kali ini membuahkan hasil maksimal. “Kami berada di jalur yang benar. Saya senang karena kami tidak hanya menang, tapi juga bermain dengan kualitas yang lebih baik di babak kedua,” ujarnya kepada Sky Sport Italia.
Senada dengan Yildiz, Khephren Thuram menegaskan bahwa target lolos ke Liga Champions adalah harga mati yang membutuhkan kepercayaan diri kolektif. “Kami memiliki skuad yang mampu mencapai target tersebut. Dasar utamanya adalah kami harus memiliki keyakinan pada kemampuan diri sendiri di setiap laga sisa,” tegas Thuram.
Agenda Selanjutnya
Ujian konsistensi Juventus akan berlanjut pada pekan depan. Si Nyonya Tua dijadwalkan bertandang ke markas Udinese pada Minggu (15/3/2026) pukul 02.45 WIB. Kemenangan di laga tersebut sangat diperlukan untuk terus memberikan tekanan pada Como dan AS Roma di tabel klasemen.